Rabu, 22 Desember 2010

MPKT oh mpkt

MPKT
Hari itu adalah hari pertama si Diro kuliah, kelas pertama, yang mungkin ini adalah kesan pertama ditahun pertama di kampus urutan pertama atau bahkan juga jadi kelas belajar cl dan pbl pertamanya (hehe..maksa..) dan sebut saja hari itu sebagai tanggal 30 Agustus. Apa yang terjadi pada hari itu? Mengapa hal itu terjadi? Dan apa dampak jika hal itu terjadi? (pertanyaan-pertanyaan itu persis dengan pertanyaan nomor terakhir dari uas mpkt kemarin) mungkin kemarin adalah terakhir kalinya Diro bisa mendapatkan kelas yang berkesan, tentang diskusi CL & PBL, tentang motivasi, tentang provokator dll. Kembali pada hari pertama, dengan semangat ’45 seakan hari itu adalah hari dimana dia harus bisa menunjukkan keeksistensiannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (baca: FISIP UI)
, hari itu dengan percaya dirinya bahkan mungkin terlalu over percaya diri dia berangkat ke kampus bersama temannya, sebut saja Ali.
“Li, w sekelas MPKT sama lu kan? Soalnya kemaren w liat di daftar absensi, eh presensi deh.... gw liat ada nama gw di bawah nama lu, kalo ga salah di kelas H.303 kan?..” Kata Diro yakin.
“lah? Gw malah kaga tau.. yoda kalo emang bener mah, bareng aja.. ” Ali mengiyakan.

Lalu mereka berdua berangkat bersama dengan bikun (baca: bis kuning) yang memang disediakan UI untuk antar jemput mahasiswa. Setelah sampai di kampus tanpa perlu lagi memperhatikan daftar presensi si Diro langsung ngeloyor aja masuk kelas. Di dalam kelas pede sekali dan dia duduk di bangku urutan kedua, nampaknya si Diro sangat aktif sekali menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh dosen bahkan ketika dosen melontarkan suatu pertanyaan
“siapa yang mau jadi ketua kelas di kelas ini?” tak ada jawaban.
Dan di dalam lubuk hatinya yang paling dalam sempat ada niatan Diro untuk menjadi ketua kelas, namun kemudian diurungkanlah niatan tersebut. Sampai pada saat waktunya mengisi daftar presensi. Apa yang kemudian dilihat oleh Diro? Secarik kertas putih yang dilapisi map berwarna biru (kalo ga salah inget) yang berisi tulisan-tulisan daftar nama peserta kelas tersebut dan ternyata......jeng-jeng-jeng-jeng.... namanya tidak ada dalam daftar presensi tersebut. Dan mulai sadarlah si Diro kalau dia salah kelas, namun dia berusaha menjaga gengsi dengan diam-diam saja seakan tidak terjadi apa-apa. Setelah menyadari hal tersebut waktu seakan bergulir sangat lambat sampai akhirnya dosenpun menyelesaikan kuliahnya. Setelah itu Diro berusaha memberanikan diri untuk maju dan bertanya kepada dosen di kelas tersebut.
“Bu, ko nama saya ga ada di absen yah? Ada kesalahan kali bu..” Diro berusaha mencari alasan.
“ini uda bener ko.. mungkin kamu-nya yang salah kelas...” dengan nada yakin.
“oh, iya kali ya bu.. trus gmana dong bu?” tanya Diro.
“ya kamu liat di SIAK-NG kamu, atau coba kamu tanya di SBA (baca: Sub Bagian Akademik)”

Kesimpulannya hari itu Diro salah kelas.
#####
Kuliah MPKT berikutnya Diro kini sudah mengetahui siapa dosen MPKT-nya yang asli, dan ternyata kelanya ada di gedung G.403 dan ternyata dosennya adalah SBA tapi bukan Sub Bagian Akademik melainkan itu nama singkatan dari dosen tersebut, yah mirip-mirip kaya SBY gitu deh biar keren, beliau adalah dosen yang terkenal sangat idealis dan objektif dalam memberi nilai. Dal petualangan Diro di kelas ini pun dimulai.
Kelas ini selalu dimulai dengan kuliah pendek (pendahuluan ndak kelar-kelar.. #maksa#) oleh pak SBA, pertanyaan pertama yang dilontarkan adalah
“kalian siap tidak lulus di mata kuliah ini?” satu kelas terdiam mendengar pertanyaan dari pak SBA.
Kemudian beliau melajutkan kuliak pendeknya. Setelah itu kita anggap saja kuliah pendeknya sudah selesai. Hingga akhirnya Diro menemukan suatu kesimpulan bahwa segala sesuatu harus dipersiapkan kemungkinan terburuknya. Dan poin penting pertama-pun didapat dari kelas yang berkesan.
Setelah itu Diro dan teman sekelasnya diminta untuk mengisi biodata untuk kemudain dibagi kelompok untul CL sebagai kelompok diskusi dalam CL biasa disebut focus group dan kemudian diskusi tingkat amatir (baca: ngobrol) dimulai.
Kemudian untuk hari-hari berikutnya berlangsung seperti biasa.
#####
(Oleh abdushshabur Rasyid Ridho)
Part1 Selesai ditulis pukul 00.50 WIB
Ngantuk... bersambung dulu yah....
Read more...

Minggu, 07 November 2010

Bentuk Bakti Seorang Anak dengan Memuliakan Kedua Orang Tuanya


Sebagai manusia kita memahami dan meyakini bahwa ada sesuatu yang menciptakan kita. Karena tidak mungkin sesuatu itu tercipta dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Oleh karena itu kita meyakini bahwa Allah-lah yang menciptakan kita, maka kita harus beriman dan taat kepada-Nya. Wujud keimanan dan ketakwaan adalah dengan kita mengamalkan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk, sebuah keniscayaan bahwa terdapat banyak perbedaan disana-sini. Perbedaan itu terjadi tidak hanya dalam hal agama atau keyakinan, serta hal-hal lain yang kemungknan dapat menyulut konflik. Oleh karena itu, manusia akan diarahkan untuk dapat memandang dari sisi interseksi yang terdapat dalam masyarakat tersebut serta tidak hanya sekedar memandang dari sudut pandang perbedaan saja. Maka akhlak dan budi pekerti sangat diperlukan untuk menumbuhkan integrasi antar masyarakat. Dengan sikap yang demikian, maka akan terbentuk suatui masyarakat yang saling menghormati, saling memahami satu sama lain, saling tolong-menolong.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terikat dengan keturunan dan perkawinan, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Ketika akhlak dan budi pekerti dilihat dari ruang lingkup lingkungan keluarga, maka kita akan melihat hal tersebut dari sudut pandang akhlak dan budi pekerti seorang anak terhadap orang tuanya. Jika dilihat dari fungsi keluarga sebagai agen sosialisasi, maka keluraga sangat berperan dalam pembentukan sikap serta akhlak seorang anak.  Karena proses interaksi  yang terjadi di dalam keluarga memiliki tingkat intensitas yang tinggi melebihi interaksi seorang anak dengan masyarakat.
Dalam kehidupan kelarga proses solialisasi tidak selalu berlangsung mulus, kadang banyak terjadi hambatan yang membuat proses sosialisasi tersebut berlangsung tidak sempurna atau bahkan menyimpang. Dan hal itu sangat berpengaruh terhadap akhlak dan prilaku dari anak tersebut. Dewasa kini banyak kasus dimana seorang anak ya ng telah mendapatkan proses sosialisasi yang menyimpang dapat berakhlak sangat buruk terhadap kedua orang tuannya yang seharusnya ia berbakti dan menghormatinya.
Maka jangan sampai kita termasuk sesorang yang memiliki akhlak terhadap orang tua yang seperti itu, karena Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an dalam surat Al Isra ayat 23-24,
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaknya kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali jangan kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.(23) Dab rendahkanlah dirimu terhadap kedunya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku sewaktu kecil”.”(24)
Begitu santunnya kita diperintahkan oleh Tuhan kita untuk berbakti dan memuliakannya serta kita djuga diperintahkan agar memiliki akhlak yang baik terhadap orang tua. Namun dalam pelaksanaannya, seiring pertumbuhan dan proses transfer nilai dan norma yang kita terima dari masyarakat maupun teman,ternyata tidak sebaik itu bakti yang kita berikan kepada orang tua. Yang paling penting dari menghormati orang tua adalah bukan dengan memberikannya harta yang banyak. Namun, yang paling dibutuhkan adalah akhlak yang baik dari seorang anak terhadap orang tuanya. Karena akhlak inilah sebenarnya kekayaan temahal yang bisa membuat doa dari seorang anak dapat segera diijabah –dikabulkan- oleh Allah, sehingga seorang anak dapat memuliakan serta dapat terus mendoakan ibu-bapaknya.
Bagaimanapun keadaan orang tua, daging dan darahnya akan selalu melkat pada diri anaknya. Maka seorang anak harus tetap berbkti kepada kedua orang tuanya apapun yang terjadi, karena tidak akan pernah ada istilah ‘mantan anak’ dan istilah ‘mantan ibu’.

Read more...

Kamis, 21 Oktober 2010

Keutamaan Belajar dan Mengajarkaan Ilmu

Dari Abi Musa Radhiallahu Anhu, katanya Nabi Shalallahu Alaihi wa sallam
bersabda,* *"Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan, yang oleh karena itu
Allah mengutus aku untuk menyampaikanya, seperti hujan lebat jatuh ke bumi;
bumi itu ada yang subur, menyerap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan
rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras tidak menyerap air sehingga
tergenang, maka Allah memberi manfaat dengan hal itu kepada manusia. Mereka
dapat minum dan memberi minum (binatang ternak dan sebagainya), dan untuk
bercocok tanam. Ada pula hujan yang jatuh kebagian lain, yaitu di atas tanah
yang tidak menggenangkan air dan tidak pula menumbuhkan rumput. Begitulah
perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan sesuatu yang
oleh karena itu Allah mengutus aku menyampaikannya, dipelajarinya dan
diajarkannya. Begitu pula perumpamaan orang yang tidak mau memikirkan dan
mengambil peduli dengan petunjuk Allah, yang aku diutus untuk
menyampaikannya. "Abu Abdillah berkata, bahwa Ishaq berkata," Dan ada
diantara bagian bumi yang digenangi air, tapi tidak menyerap." **(Arti dari
Hadts No 79 - Kitab Fathu Bari)*

*Kandungan Hadits**
*
Tentang hadits diatas, setelah memaparkan keterangan yang menjelaskan hadits
diatas dari segi bahasa (arab), Ibnu Hajar Al-Asqalani -penulis kitab fikih
(klasik) Bulughul Maram- dalam kitabnya Fathul Bari, menjelaskan :

Al Qurtubi dan yang lainnya mengatakan bahwa Rasulullah ketika datang
membawa ajaran agama, beliau mengumpamakannya dengan hujan yang diperlukan
ketika mereka membutuhkannya. Demikianlah kondisi manusia sebelum Rasulullah
diutus. Seperti hujan menghidupkan tanah yang mati, demikian pula ilmu agama
dapat menghidupkan hati yang mati.

Kemudian beliau mengumpamakan orang yang mendengarkan ilmu agama dengan
berbagai macam tanah yang terkena air hujan, diantara mereka adalah orang
alim yang mengamalkan ilmunya dan mengajar. Orang ini seperti tanah subur
yang menyerap air sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya, kemudian
tanah tersebut dapat menumbuhan tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberi
manfaat bagi yang lain.

Diantara mereka ada juga orang yang menghabiskan waktunya untuk menuntut
ilmu namun dia tidak mengerjakan, akan tetapi dia mengejarkannya untuk orang
lain, maka bagaikan tanah yang tergenangi air sehingga manusia dapat
memanfaatkannya. Orang inilah yang diindikasikan dalam sabda beliau, "Allah
memperindah seseorang yang mendengar perkataan-perkataan ku dan dia
mengerjakannya seperti yang dia dengar." Diantara mereka juga ada yang
mendengar ilmu namun tidak menghafal atau menjaganya serta mengamalkannya
dan tidak pula mengajarkannya kepada orang lain, maka dia seperti tanah yang
tidak dapat menerima air sehingga merusak tanah yang ada di sekelilignya.

Dikumpulkannya perumpamaan bagian pertama dan kedua, adalah karena keduanya
sama-sama bermanfaat. Sedangkan dipisahkannya bagian ketiga, karena tercela
dan tidak bermanfaat.

Kemudian dalam setiap perumpamaan terdiri dari dua kelompok. Perumpamaan
pertama telah kita jelaskan tadi, sedang perumpamaan kedua, bagian
pertamanya adalah orang yang masuk agama (Islam) namun tidak mendengarkan
ilmu atau mendengarkan tapi tidak mengamalkan dan tidak mengajarkannya.
Kelompok ini diumpamakan Nabi Shallallahu Alaihi was Sallam dalam sabdanya,
"Orang yang tidak mau memikirkan" atau dia berpaling dari ilmu sehingga dia
tidak bisa memanfaatkannya dan tidak pula dapat memberi manfaat kepada orang
lain.

Adapun bagian kedua adalah orang yang sama sekali tidak memeluk agama,
bahkan telah disampaikan kepadanya pengetahuan tentang agama Islam, tapi dia
mengingkari dan kufur kepadanya. Kelompok ini diumpamakan dengan tanah datar
yang keras, dimana air mengalir diatasnya tapi tidak dapat memanfaatkannya.
Hal ini diisyaratkan dengan perkataan beliau, "Dan tidak perduli dengan
petunjuk Allah".

Ath-Thibi mengatakan, "Manusia terbagi menjadi dua. Pertama, manusia yang
memanfaatkan ilmu untuk dirinya namun tidak mengajarkan kepada orang lain.
Kedua, manusia yang tidak memanfaatkan untuk dirinya, tapi dia mengajarkan
kepada orang lain. Menurut saya kategori pertama masuk dalam kelompok
pertama, karena secara umum manfaatnya ada walaupun tingkatnya berbeda.
Begitu pula dengan tanaman yang tumbuh, diantaranya ada yang subur dan
memberi manfaat kepada manusia dan ada juga yang kering. Adapun kategori
kedua walaupun dia mengerjakan hal-hal yang wajib dan meninggalkan yang
sunnah, sebenarnya dia termasuk dalam kelompok kedua seperti yang telah kita
jelaskan; dan seandainya dia meninggalkan hal-hal wajib maka dia adalah
orang fasik dan kita tidak boleh mengambil ilmu darinya. Orang semacam ini
termasuk dalam, *man lam yar fa' bi dzalika ro san*. Wallahu a'lam"

*Penutup*

Dari uraian diatas, mari kita berkaca pada pribadi masing-masing. Termasuk
dalam kelompok manakah kita ; kelompok tanah yang menyerap air sehingga
dapat memberi manfaat bagi dirinya, kemudian tanah tersebut dapat menumbuhan
tumbuh-tumbuhan sehingga dapat memberi manfaat bagi yang lain, ataukah
kelompok tanah yang yang tidak dapat menerima air sehingga merusak tanah
yang ada di sekelilingnya? Semoga Allah memudahkan jalan kebaikan dan
(kemudian) menempuhnya untuk yang telah menulis dan membaca tulisan ini,
Amin.

Post in Index Syarah Hadits <http://www.adaniper mana.co.cc/ Syarah/index. htm>,
Keutamaan Orang yang Mengetahui dan
Mengajar<http://www.adaniper mana.co.cc/ Syarah/keutamaan _orang_yang_ mengetahui_ dan_mengajar. htm>:
June 11, 2008 11:14:38 AM

--
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Read more...

Senin, 18 Oktober 2010

Mencapai Islam sebagai "Ustadziatul Alam"

Bismillahirrahmanirrahiem...

Islam adalah suatu agama yg sempurna dan agama rahmatan lilalamin.. maka kita harus membangun peradaban ISLAM yang lebih baik..

hal itu kita sebut sebagai sebuah Proyek besar dalam membangun peradaban ISLAM...

Adapun langkah-langkah untuk mencapai islam yg bisa menjadi "USTADZIATUL ALAM" :

1. Pertama, seperti biasa, bermula dari perbaikan individu. Yang diinginkan adalah terbentuknya seorang Muslim yang lurus, baik dalam pola pikir dan akidahnya, kokoh dalam moralitas dan perasaannya, serta baik dalam amal dan prilakunya.

2. Kedua, berlanjut dengan membentuk rumah tangga Muslim. Dari individu-individu yang islami, dan diharpkan akan muncul banyak rumah-tangga yang islami. Dari rumah tangga yang islami inilah diharapkn akan lahir para generasi yang tangguh, yang teguh memperjuangkan dan membela islam.

3. Ketiga, lalu berlanjut pada pembinaan masyrakat. Suasana, pemikiran & nilai-nilai yg telah terbina baik dalam rumah tangga islami, akan disebarluaskan sampai ke setiap pelosok, menerobos ke seluruh penjuru desa, kota, & pusat-pusat kegiatan masyarakat. Sehingga seluruh masyarakat merasakan suasana yang aman dan tentram, & yang pastinya islami.

4. Tahap keempat, masyarakat Muslim akan mendorong terbentuknya pemerintahan Islam yang bisa memimpin bangsa menuju masjid-masjid dan membimbing manusia kepada hidayah Islam.

5. Dan setelah pemerintahan Islam tegak disuatu bangsa, langkh selanjutnyaa adalah membebaskan setiap jengkal dari negeri-negeri Islam yang sejak dulu selalu dijajah dan dipecah belah. Karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan Islam adalah agama yang rahmatan-lilalmin.

6. Setelah itu, maka sedikit demi sdikit panji-panji Islam akan berkibar memenuhi jagad raya..

7. Dengan berkibarnya panji" Islam tadi, maka Islam harus bira menjadi "ustadziatul alam" (menjadi guru bagi alam semesta)..

(Oleh asy-syeikh Hasan Al-Banna)

karena kata orang bijak, "Perjalanan ribuan mil itu berawal dari satu langkah", maka demi mewujudkan cita" tersebut kita harus berusaha..
maka sekali lagi lakukanlah...
.Mulai dari diri sendiri
.Mulai dari hal yang kecil
.Mulai saat ini juga

wallahua'lam...

Read more...
sebenernya dari kemaren pingin banget nge-post tulisan di blog ini. tapi hari-hari begitu menyibukkan dan menyita banyak waktu, ampe hal-hal yang pengen w tulis disini jadi seakan terlupakan. Mungkin w jadi teringat ama sebuah prinsip sederhana tapi sangat memotifasi, dalam hal apapun namun terkhusus untuk masalah w kali ini. "Mulai dari hal yang kecil, Mulai dari diri sendiri, Mulai saat ini juga", semoga prinsip ini tetp bisa w pegang terus, dan nantinya blog ini minimal seminggu sekali bisa nge-post sesuatu. bermakna atau bermanfaat atau ngga itu tergantung siapa yang memaknainya yang penting tetap berharap dan tetap berusaha . Allah with me.. Takbir!!!!! ALLAHU AKBAR.....!!!
Read more...

Jumat, 13 Agustus 2010

10 gedung dengan Arsitektur Unik

Sepertinya kali ini kita perlu berbangga sebagai orang Indonesia karena salah satu gedung dengan desain paling unik ada di negeri kita ini. Berikut ini ruanghati.com sajikan dalam postingan kali ini yaitu 10 gedung dengan desain struktur bangunan terunik di dunia yang diambil dari laporan tahunan Essential Architecure

1. Aqua Tower USA
Berada disebelah timur Lakeshore  Chicago Amerika Serikat,  memiliki tinggi 250 meter dari tanah. Gedung ini memiliki desain yang sangat unik strukturnya.
gedung paling unik aqua tower
2. Chicago Spire, USA
Bangunan ini akan menjadi gedung tertinggi di Amerika Serikat di akhir tahun 2010 ini.  Gedung yang memiliki 150 lantai ini berbentuk sangat unik mirip dengan pencil,  dibangun oleh Garrett Kelleher, sampai saat ini sudah 800 orang menginden untuk bisa tinggal di apartemen mewah ini.

gedung terunik di dunia chicago spire
3. Kantor Pusat CCTV (TV Nasional Cina)
Bertempat di pusat bisnis utama di Beijing sangat tepat dan strategis bagi orang yang akan mengunjunginya. Memiliki 54 lantai dan tinggi 234 meter (Dji Sam Soe) yang bila dijumlahkan menjadi bilangan 9 (angka yang dipercaya memiliki keberuntungan bagi banyak orang di Tiongkok.  Lihatlah di gambar bagaimana desain gedung ini benar benar unik dan langka.
gedung terunik di dunia
4. Regatta Hotel Jakarta, Indonesia
Bangunan hotel yang memiliki nuansa kelautan ini sangat unik terdiri dari beberapa buak gedung dan satu gedung utama yang didesain mirip mercusuar, begitu mengesankan bentuknya. Boleh bangga tuh ternyata salah satunya ada di negara kita.
regatta hotel jakarta gedung terunik

5. Songjiang Hotel, Shanghai

Atkins telah berhasil memenangkan kompetisi internasional untuk mendesain resort hotel bintang lima, berlokasi di dekat kota Shanghai yaitu Songjian dengannuansa danau bekas tempat pertambangan yang sudah tidak digunakan lagi. Benar-benar sangat indah dan mengesankan untuk menikmati menginap di hotel ini.
bangunan unik di dunia
6. Russia Tower, Moskow diperkirakan selesai tahun 2012, dilengkapi parkir bawah tanah yang mampu menampung sejumlah 3. 680 mobil roda empat.
russia tower
7. Penang Global City Centre, Malaysia, Berada di pulau Penang Malaysia lebih dikenal dengan sebutan PGCC Complex
Penang global city malaysia, gedung unik dunia
8. Gazprom Headquarters, Russia Berada di St Petersburg dengan bentuk mirip dengan jagung sehingga penduduk setempat menamai Corn on The Cob.
gazprom headquarters
9. Burj Khalifa Dubai, UAE yang baru saja diresmikan beberapa saat lalu dan merupakan bangunan dengan struktur tertinggi yang ada di dunia hingga saat ini.
Burj Khalifa dubai
10. Rumah Kediaman Antilia, India sangat cocok untuk tempat tinggal di daerah yang padat penduduk dan daerah yang harga jual tanah di daerah mahal.
residen antila
Sumber: Essencial Architechture
Read more...

Kamis, 12 Agustus 2010

Bismillahirrahmanirrahim...

JIKA KAU CINTA.......


Sesungguhnya...

JIKA kau cinta, maka DAKWAH adalah FAHAM.
Kau mengerti tentang Islam, Risalah anbiya serta Warisan ulama.
Hndknya kau cinta dn bangga dngn'a. Sprti 'Mughirah ibn Syu'bah' di hdpn rustum Panglima Kisra.
Karena Al Fahmu lah yg Melandsi stiap grak dn lngkah kt dlm menmpuh jln da'wah yg pnjng ini.


JIKA kau cinta, maka DAKWAH adalah AMAL.
Mbangun kejayaan umat dmana saja, yang brnilai kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan, sasaran'a perbaikan dan perubahan
karena amal adalah pengewejantahan fikrah dn niat yang lurus. Ia adalah bukti dari lurusnya fikrah yang didukung azzam yg kuat dan ghirah yg bsar.


JIKA kau cinta, maka DAKWAH adalah TAAT
Taat hanya kepada ALLAH dan RASUL, slalu berpegang pada AL QUR'AN dan AS SUNNAH serta slalu brsama dgn orang" bertaqwa yang tertata dalam barisan yg rapi dan sperti bangunan yg kokoh, yg slalu istiqomah di jalan-Nya.
Karena, Taat adalah wujud syukurmu terhadap hidayah-Nya.

Didalam harakah, ketaatan qt kpada seorang pemimpin adalah kunci kesuksesan dalam gerakan da'wah ini, selama semua masih dalam kebenaran.
Mudah-mudahan qt trmasuk orang" yg mencintai DAKWAH...

karena sesungguh'a janji Allah, bahwa Allah akn mencintai hamba-Nya yg mencintai-Nya.

Cinta kepada ALLAH harus lebih besar dari pada cinta terhadap apapun.........

Amien.

Wallahu alam..
Read more...